Hari 1
Pagi itu saat saya buka
jendela kamar, awan kelabu dan kabut tebal masih menyelimuti kota walaupun waktu sudah menunjukan pukul 7.30. Mungkin karena lokasi kota Zermat
yang berada didaerah pegunungan…. Walaupun cuaca tidak terlalu baik tapi
tetap tidak mengurangi niat saya untuk menjelajahi setiap sudut kota ini dan
mengunjungi kota tua. Saat sedang menikmati sarapan yang super sehat
(Cereal muesli+milk, boil egg, bread+butter+honey dan tidak lupa segelas juice…
Nyam..nyam) tiba-tiba gerimis turun, tapi semakin diperhatikan, rintik air yang
turun berubah jadi bulatan-bulatan kecil dan turun dengan lambat (wow jadi
ingat film home alone sewaktu awal salju mulai turun)…. Tapi ternyata
bulatan-bulatan putih yang turun itu bukan benar-benar salju melainkan hail
(bola es seperti es serut yang mudah meleleh) dan tidak berlangsung lama, hujan
hail itupun berhenti… Itu artinya waktunya jalan-jalan… Yippy.
Saat berjalan-jalan dikota, saya juga menemukan beberapa pohon yang membeku dan dipenuhi es (wow that’s really
cool). Air sungai juga berubah menjadi keruh karena es yang ada dipuncak gunung, meleleh.
Hari 2
Setelah kemarin melihat
hail dan ranting yang membeku, hari ini adalah hari yang special karena pacar saya dan saya akan ke puncak Klein Matterhorn (puncak gunung tertinggi kedua di Zermat).
Puncak Klein Matterhorn ini biasa digunakan untuk olahraga ski, disana juga terdapat restaurant yang menyajikan makanan dan minuman hangat serta toko souvenir. Yang lebih mengasyikkan lagi, lokasi ini dapat
dijangkau dengan cable car, jadi tidak perlu bersusah payah mendaki :p. Tapi kali ini saya kesana bukan untuk ski, melainkan untuk
menikmati pemandangan, melihat puncak Matterhorn dari dekat, mengunjungi
glacier dan tentu saja saya ingin menyentuh salju hehehehehehe. (angan-angan
terpendam, mau buat snow angel hahahahaha)
Selama perjalanan dengan
cable car, kami dan beberapa wisatawan yang lain, dimanjakan dengan pemandangan
kota Zermat dan gunung-gunung yang mengelilingi kota ini lengkap dengan
hamparan salju dipuncaknya (asli keres abis). Semakin tinggi cable car membawa
kami, semakin mendekati puncak Klein Matterhorn dan semakin dingin pula hawa yang terasa, untungnya sudah persiapan pakai baju perang (Jaket tebal, jaket
penahan angin, tutup kepala, sepatu+kaus kaki tebal dan tidak lupa sarung
tangan tebal) hehehehe…… Sesampainya di perhentian terakhir, kami langsung
menuju ke puncak gunung untuk melihat puncak Matterhorn dan menikmati dinginnya
terpaan angin disertai serpihan salju (brrrrr……Frozzing).
Sesudah itu kami berpindah
ke start point untuk ski karena saya ingin membuat snow angel hehehehe (and I made it). Next
stop adalah glacier yang ada di bagian perut gunung. Dinding gua terbuat dari
es yang terbentuk selama ribuan tahun (ya pastinya, namanya juga glacier
hahahahaha). Di beberapa bagian, kami bisa menemukan beberapa benda yang sengaja dibuat
dari es.
Pertualangan kami di puncak Klein Matterhorn di tutup dengan menikmati
secangkir congklat panas didalam restauran yang hangat sambil melihat hamparan
salju sejauh mata memandang. Pengalaman dengan salju yang tidak akan terlupakan
hehehehe (^_^)v (Itu pengalaman ku, kalau pengalaman mu? ;p )






